Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari kandungan zat yang baik dari lidah buaya selain sangat bermanfat untuk perawatan rambut, bisa juga mengobati jerawat, dan perawatan kulit. Ada sekitar 350 tipe lidah buaya yang terhitung dalam suku liaiaceae, beberapa diantaranya telah disilangkan. menurut dowling ( 1985 ), ada tiga tipe lidah buaya yang dibudidayakan dengan komersial didunia, yaitu curacao aloe atau aloe barbadensis miller, cape aloe atau aloe ferox miller, serta socotrine aloe yang di antaranya yaitu aloe perryi baker. dari ketiga type tersebut yang banyak digunakan yaitu spesies aloe barbadensis miller yang ditemukan pada tahun 1768 oleh philip miller, seorang ahli botani asal inggris.
Lidah buaya ( aloe vera ; latin : aloe barbadensis milleer ) yaitu sejenis tumbuhan yang telah dikenal sejak beberapa ribu tahun silam serta dipakai sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, serta untuk perawatan kulit. tumbuhan ini bisa ditemukan dengan gampang di lokasi kering di afrika. Bersamaan dengan kemajuan ilmu dan pengetahuan serta teknologi, pemakaian tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi serta kosmetika, dan sebagai bahan makanan serta minuman kesehatan.
Lidah buaya ( aloe vera ; latin : aloe barbadensis milleer ) yaitu sejenis tumbuhan yang telah dikenal sejak beberapa ribu tahun silam serta dipakai sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, serta untuk perawatan kulit. tumbuhan ini bisa ditemukan dengan gampang di lokasi kering di afrika. Bersamaan dengan kemajuan ilmu dan pengetahuan serta teknologi, pemakaian tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi serta kosmetika, dan sebagai bahan makanan serta minuman kesehatan.
Struktur serta kandungan dari Lidah Buaya
Sebelum kita membahas manfaat dan efek samping dari tanaman ini, kita juga perlu tahu kandungan apa saja yang ada pada lidah buaya.- Kulit daun : merupakan bagian terluar dari struktur daun dengan warna hijau.
- Eksudat : merupakan getah yg keluar dari daun ketika dilakukan pemotongan. Eksudat berbentuk cair, warna kuning dengan rasa pahit. Pada bagian ini terkandung sejumlah zat yaitu 8- dihidroxianthraquinone (Aloe Emoedin) dan glikosida (Aloins)
- Gel : merupakan bagian daun terdalam yang berlendir. Gel diperoleh dengan menyayat bagian dalam daun setelah eksudat dikeluarkan. Dalam gel ini terkandung sejumlah unsur-unsur antara lain : Air, karbohidrat, lemak, dan beberapa vitamin. Komposisi lengkap silahkan lihat tabel dibawah ini :
| Komponen | Jumlah |
| Kadar Air | 95 % |
| Karbohidrat (g) | 0.30 |
| Kalori (kal) | 1.73-2.30 |
| Lemak (g) | 0.05-0.09 |
| Protein (g) | 0.01-0.06 |
| Vitamin A ( IU) | 2.00-4.60 |
| Vitamin C (mg) | 0.50-4.20 |
| Thiamin (mg) | 0.003-0.004 |
| Riboflavin (mg) | 0.001-0.002 |
| Niasin (mg) | 0.038-0.040 |
| Kalsium (mg) | 9.920-19.920 |
| Besi (mg) | 0.060-0.320 |
Khasiat umum lidah buaya bagi kesehatan manusia
Banyak manfaat yang bisa digunakan dari mulai diabetes, luka bakar, dan lainnya. Saya klasifikasikan kedalam 10 manfaat lidah buaya yang bisa dibaca dibawah ini namun jangan lupa juga baca bagian efek sampingya juga di akhir artikel ini :- Detoksifikasi : Jus lidah buaya adalah peluruh racun alami, namun juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang membantu tubuh kita mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari.
- Gangguan pencernaan : Lidah buaya berguna terutama pada kasus panas perut, iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya diketahui dapat menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam.
- Kesehatan mulut : Lidah buaya sangat bermanfaat untuk masalah mulut dan gusi, terutama dalam memperbaiki gusi yang memburuk.
- Perawatan kulit : Menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan, perbaikan dan peremajaan kulit.
- Diabetes : Setengah sendok jus lidah buaya yang diberikan selama 14 minggu, terbukti mengurangi kadar gula darah sebesar 45 persen.
- Membantu gerakan usus : Aloe lateks mengandung antrakuinon glycosidesaloin A dan B yang bermanfaat sebagai obat pencahar yang kuat.
- Menjaga berat badan : Jus lidah buaya telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menurunkan berat badan.
- Kekebalan : Lidah buaya merupakan antioksidan yang penuh kontra radikal bebas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
- Luka bakar : Gel lidah buaya dapat menyembuhkan dan memperbaiki kulit yang terkena luka bakar, termasuk luka bakar akibat paparan sinar matahari.
- Ketombe : Lidah buaya dapat membantu dalam mengurangi gatal dan ketombe. Lidah buaya juga bisa digunakan sebagai perawatan rambut sebelum Anda keramas.
Manfaat lidah buaya untuk mengatasi jerawat
Rawatlah muka Anda dengan masker gel lidah buaya yang diambil dari daging daunnya secara teratur agar minyak yang berlebihan di kulit wajah anda bisa menghilang atau berkurang sehingga kulit anda akan terasa segar dan sehat dan bersih. Bila jerawat anda sudah muncul di muka anda, tempelkan gel lidah buaya pada lokasi jerawat setiap pagi dan malam hari. Janganlah kaget jika pada awalnya, jerawat anda mungkin akan terlihat lebih parah, namun bila terapi lidah bauaya ini terus dilanjutkan secara teratur maka masalah jerawat tersebut akan hilang secara bertahap. Hal ini disebabkan karena sifat astringen lidah buaya menghilangkan lemak atau komedo)yang menumpuk dan mencegah inflamasi atau peradangan kulit, sedangkan sifat antibakterinya menekan perkembangbiakan bakteri di jerawat anda. Sayangnya lidah buaya ini hanyalah solusi untuk sisi luar jerawat saja padahal jerawat ini awal mula masalahnya juga sangat tergantung sistem metabolisme di tubuh kita.Efek samping dari penggunaan lidah buaya
Selain lidah buaya ini mempunyai banyak manfaat, tapi penting bagi anda harus ketahui tanaman ini juga mempunyai sebuah efek samping dengan beberapa ketentuan yang harus diketahui sebelum memakainya, bisa anda baca dibawah ini :- Reaksi alergi : Orang yang alergi terhadap bawang putih, bawang merah, bunga tulip, atau tanaman lain dari keluarga lily, harus menghindari lidah buaya. Penggunaan lidah buaya secara topikal atau oral bagi orang yang memiliki alergi terhadap lidah buaya dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal-gatal, kram, dan diare. Salah satu cara sederhana untuk menguji apakah Anda alergi terhadap lidah buaya atau tidak adalah dengan mengoleskan sedikit cairan lidah buaya murni di belakang telinga. Untuk orang yang alergi terhadap lidah buaya, dianjurkan untuk selalu membaca label dari setiap produk yang digunakan, karena lidah buaya banyak terkandung dalam sejumlah besar produk perawatan kulit, makanan alami dan herbal, serta produk obat-obatan.
- Diare dan Kram : Jus daun lidah buaya mengandung aloe latex, yang dikenal sebagai pencahar. Lidah buaya bisa memicu timbulnya diare atau kram yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit berbahaya, bahkan meskipun digunakan hanya beberapa hari. Pada 5 November 2002, FDA (BP POM-nya Amerika) tidak merekomendasikan penggunaan lidah buaya sebagai obat pencahar. Sebagai obat pencahar, lidah buaya bersifat adiktif dan memiliki efek negatif permanen pada kesehatan kolon yang bisa memperparah sembelit (konstipasi).
- Kanker Kolorektal : Penggunaan lidah buaya secara oral untuk jangka waktu satu tahun atau lebih dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Selain itu menurut penelitian genotoxicity menunjukkan bahwa obat pencahar yang mengandung lidah buaya menimbulkan risiko kanker kolorektal bahkan meskipun digunakan sesuai petunjuk. Menurut website Flora, bakteri Pseudomelanosis coli bisa timbul akibat penggunaan lidah buaya dalam jangka panjang, yang merupakan penyebab risiko kanker kolorektal.
- Ketidakseimbangan Gula Darah : Mayo Clinic menyatakan bahwa lidah buaya yang dikonsumi secara oral memiliki kemampuan untuk menurunkan gula darah. Oleh karena itu, lidah buaya tidak boleh diambil oleh orang yang menderita diabetes kecuali di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Lidah buaya memiliki kontraindikasi dengan obat-obatan seperti hypoglycemics seperti insulin, DiaBeta, metformin, glyburide, dan glipizide.
- Kematian : Menurut Mayo Clinic dan website Flora, kematian akibat kerusakan ginjal dan diare berdarah yang parah dapat terjadi akibat dosis toksik lidah buaya. Mengonsumsi lidah buaya secara oral dengan konsentrasi 1 gram per hari atau lebih selama beberapa hari adalah dosis yang bisa mematikan













































